Prof. Dr. Nurul Taufiqurahman, M.Eng  selaku Dewan Pembina Masyarakat Nano Indonesia berkesempatan memberikan materi mengenai pemanfaatan dan pengelolaan sampah menjadi suatu barang yang bernilai tambah dan bernilai jual.

Hal ini disampaikan ketika menjadi pembicara pada Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh program studi  Teknik Industri Universitas Pamulang yang berkerja sama dengan Nano Center Indonesia dan Center for The Study of Developing Societies (CSDS) pada sabtu, 21 april 2018.

Acara ini mengusung tema “Solusi Permasalahan Sampah Di Tangerang Raya” dan dihadiri sekitar1400 mahasiswa yang berasal dari program studi Teknik Industri Unpam dan  beberapa mahasiswa dari univesitas lain.

Prof. Dr. Nurul Taufiqurochman, M.Eng menyampaikan bagaimana peranan dari  nanoteknologi dalam pengelolaan sampah, hal ini berdasarkan pengalaman beliau mengolah berbagai komoditas sampah atau limbah buangan baik itu organik dan anorganik menjadi suatu produk yang berdaya jual tinggi dan mempunyai nilai tambah seperti chitosan dari kulit udang bisa menjadi bahan baku obat, arang batok kelapa bisa menjadi tinta, dan hasillimbah fly ash batu bara menjadi bahan baku pigmen cat.

Disamping itu menghadirkan pembicaraAnto Tri Sugiarto, M.Eng  selaku eselon 2 LIPI membahas mengenai pengelolaan sampah secara umum dan terpadu, fokus pada penyampaian adalah mengenai green incinerator sebagai salah satu proses pengelolaan limbah dan  Dr. –Ing. M. Abdul Kholiq, M.Sc selaku ahli teknologi pengolahan sampah BPPT membahas mengenai diseminasi teknologi pengolahan sampah berbasis biogas dan organik.