Selasa, 10 Juli 2018, ilmuwan perempuan berprestasi Indonesia, Prof. Dr. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng dikukuhkan meraih BJ Habibie Technology Award. Award tersebut diserahkan langsung oleh kepala BPPT Dr. Unggul Priyanto bertempat di Auditorium Gedung BPPT II, Thamrin.

Award ini adalah pengharagaan tertinggi kepada insan pelaku teknologi dan menghasilkan karya nyata yang memberikan dampak  di bidang teknologi dalam bentuk inovasi dan invensi yang menghasilkan inovasi.

Prof. Eniya mendapatkan award tersebut atas prestasinya mengembangkan teknologi fuel cell dengan metode electron transfer yang dimana menggunakan baku lokal yang telah beliau kembangkan selama lebih dari 1 dekade.

Prof. Eniya merupakan salah satu ilmuwan yang turut merintis Masyarakat Nano Indonesia pada tahun 2005 dan pernah menjadi kepala divisi nano divais. Atas prestasinya tersebut, nampaknya tidak berlebihan memasukkan Prof. Eniya sebagai salah satu ilmuwan perempuan Indonesia paling berpengaruh di zaman ini dan merupakan wanita pertama yang meraih penghargaan bergengsi ini.

Penghargaan lain yang diperoleh oleh beliau adalah Ikon Berprestasi Indonesia 2017, Wirakarya 2016, Pahlawan Riset dan Teknologi 2016, Soegeng Sarjadi Award 2014, Duta Iptek Indonesia 2012, Habibie Award 2010 bidang Ilmu Rekayasa, Patent Innovation Award, Asia Excellence Awaed 2009, KOUKENKAI Awward 2003, dan lain-lain.

Selamat kepada Prof. Eniya, semoga dapat terus berkarya dan menginspirasi para ilmuwan perempuan lainnya.