Monitor kesehatan ini memiliki fungsi utama pemantau kesehatan kulit bagi anak-anak yang selalu bergerak.

Pengembangan peralatan canggih untuk mendukung dunia medis terus dikembangkan para pakar dan ahli teknologi. Yang terbaru, ilmuwan mengembangkan teknologi monitor nirkabel elektronik tapi elastis untuk memantau kesehatan kulit.

Monitor ini dapat diregangkan dan memungkinkan pemantauan kesehatan jangka panjang yang nyaman bagi orang dewasa, bayi dan anak-anak. Penggunaan perangkat kecil ini diklaim tanpa risiko cedera kulit atau reaksi alergi yang disebabkan oleh sensor perekat konvensional dengan gel konduktif.

Monitor yang lembut dan sesuai untuk kulit sensitif inj mampu menginformasikan data elektrokardiogram (EKG), detak jantung, laju pernapasan, dan aktivitas gerakan sejauh 15 meter ke alat perekam portabel seperti telepon pintar atau komputer tablet. Perangkat elektronik ini dipasang pada substrat yang dapat diregangkan dan dihubungkan ke kulit melalui konektor cetak yang dapat meregang dengan film medis di mana perangkat ini ditaman.

“Monitor kesehatan ini memiliki keuntungan utama bagi anak-anak yang selalu bergerak, karena perangkat konformal lunak dapat mengakomodasi aktivitas itu dengan integrasi lembut ke kulit,” kata Woon-Hong Yeo, asisten profesor di George W. Woodruff School.

“Teknologi ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan alat pemantauan kesehatan elektronik dari orang-orang yang kulitnya sensitif yang mungkin akan rusak oleh monitor konvensional.” Kata Yeo.

Rincian tentang perangkat ini dilaporkan dalam jurnal Advanced Science. Penelitian ini didukung oleh Imlay Innovation Fund di Children’s Healthcare of Atlanta, NextFlex (Flexible Hybrid Electronics Manufacturing Institute). Riset ini juga di danai oleh hibah dari Institute for Electronics and Nanotechnology di Georgia Tech. Monitor telah dipelajari pada model hewan dan manusia.

Karena perangkat ini sesuai dengan kulit, perangkat ini menghindari masalah sinyal yang dapat diciptakan oleh gerakan elektroda gel logam pada kulit. Perangkat ini bahkan dapat memperoleh sinyal akurat dari orang yang sedang berjalan, berlari atau menaiki tangga.

“Ketika Anda meletakkan elektroda konvensional di dada, gerakan dari duduk atau berjalan menciptakan artefak gerak yang menantang untuk dipisahkan dari sinyal yang ingin Anda ukur,” katanya. “Karena perangkat kami lunak dan sesuai, perangkat ini bergerak dengan kulit dan memberikan informasi yang tidak dapat dilihat dengan artefak gerak sensor konvensional,” tambah Yeo.

Evaluasi berkelanjutan dengan monitor kesehatan nirkabel dapat meningkatkan penilaian anak-anak dan membantu dokter mengidentifikasi tren sebelumnya. Ini berpotensi memfasilitasi intervensi sebelum suatu kondisi berkembang, kata Dr. Kevin Maher, ahli jantung pediatrik di Children’s Healthcare of Atlanta.

“Generasi data berkelanjutan dari sistem pernapasan dan kardiovaskular dapat memungkinkan penerapan diagnostik canggih untuk mendeteksi perubahan status klinis, respons terhadap terapi, dan implementasi intervensi dini,” kata Maher. “Alat yang secara harfiah mengikuti setiap tarikan napas seorang anak memungkinkan untuk intervensi dini sebelum muncul penyakit yang lebih parah,” tambah Maher.

Menurut Maher, jika digunakan di rumah, monitor dapat mendeteksi perubahan yang mungkin tidak terlihat. Dalam pengaturan klinis, perangkat nirkabel dapat membuat anak-anak merasa lebih bebas.

“Saya melihat perangkat ini sebagai perubahan signifikan dalam perawatan kesehatan anak dan saya senang bisa bermitra dengan Georgia Tech dalam proyek ini,” tambah Maher.

Monitor menggunakan tiga elektroda emas yang tertanam dalam film yang juga berisi peralatan pemrosesan elektronik. Seluruh monitor kesehatan hanya berdiameter tiga inci, dan akan terus di kembangkan hingga ukurannya hanya separuhnya.

Saat ini, monitor nirkabel menggunakan baterai isi ulang yang kecil sebagai sumber daya, tetapi versi mendatang akan menggunakan sistem pengisian frekuensi radio eksternal.

Yeo dan rekan-rekannya, berfokus pada aplikasi pediatrik karena kebutuhan untuk pemantauan rawat jalan pada anak-anak. Namun, Yeo membayangkan bahwa monitor kesehatan juga dapat digunakan untuk kelompok pasien lain, termasuk orang dewasa dan orang tua juga mereka yang memiliki kulit sensitif.

Untuk orang dewasa, akan ada keuntungan tambahan. “Monitor bisa dipakai selama beberapa hari, mungkin selama dua minggu,” kata Yeo. “Membrannya tahan air, sehingga orang dewasa bisa mandi sambil mengenakannya. Setelah digunakan, komponen elektronik bisa didaur ulang,” tambah Yeo.

Dua versi monitor telah dikembangkan. Satu didasarkan pada pita medis dan dirancang untuk penggunaan jangka pendek di rumah sakit atau fasilitas perawatan lainnya, sementara yang lain menggunakan film medis elastomer lunak yang disetujui untuk digunakan dalam perawatan luka. Yang terakhir ini bisa bertahan lebih lama di kulit.(koran-jakarta.com)