Adalah hal yang menyebalkan kalau layar smartphone kita, ada bekas-bekas guratan benda tajam. Apalagi kalau sudah retak-retak gegara terbentur atau terbanting jatuh. Smartphone keren-keren bisa jadi sudha males saja melihatnya, kalau sudah begitu. Kepinginnya cepat-cepat ganti baru.

Makanya, smartphone full touch screen generasi sekarang, kebanyakan sudah memakai pelindung layar. Entah berupa lapisan plastic tipis, atau memakai teknologi layar anti gores, semacam Gorilla Glass. Plastik pelindung layar, kadang justru membuat layar tampak kusam. Gorilla glass? Lebih aman untuk goresan, tetapi kalau terbentur, ya retak juga.

Nah, apa yang dikembangkan Akhan Semiconductor, sebuah perusahaan hi-tech di Amerika, bakal lebih dahsyat dari Gorilla Glass. Mereka sedang mengembangkan teknologi layar smartphone yang terbuat dari intan. Iya, batu mulia yang biasa menghiasi mahkota para raja ini, diolah menjadi pelapis layar display smartphone.

Tentu saja, intan yang digunakan buat pelapis layar display, bukanlah batu intan semacam yang dijual di toko-toko perhiasan. Tetapi, intan hasil kristalisasi dalam laboratorium dengan menggunakan teknik tertentu, yang dibentuk menjadi lapisan film sangat tipis. Akhan menamakan inovasi mereka ini sebagai Miraj Diamond Glass.

Lapisan film yang terbuat dari intan inilah yang kemudian diimplementasikan sebagai lapisan pelindung layar display. Teknik kristalisasi nano, akan membuat lapisan intan ini meski super tipis, tetapi sangat kuat, anti gores, tahan benturan, dan lebih solid sehingga mampu mereduksi retakan-retakan kecil yang dapat terjadi pada layar. Dengan lapisan ini, layar display disebutkan 6 kali lebih kuat, 10 kali lebih keras, dan 800 kali lebih baik dalam menyerap panas, dibanding layar terhebat yang ada saat ini.

Selain terkenal sebagai salah satu material paling kuat di bumi, intan juga punya kemampuan menahan panas yang baik. Karenanya, dengan lapisan intan ini, layar display diklaim tak bakal panas terkena imbas kerja prosesor, yang pada akhirnya membuat pengguna lebih nyaman.

Menurut Adam Khan, CEO Akhan Semiconductor Inc, seperti tercantum dalam situs resmi perusahaan, mereka kini tengah bekerjasama secara intensif dengan satu produsen ponsel yang belum disebutkan namanya. Tujuannya adalah menguji coba implementasi lapisan Miraj Diamond Glass ini pada smartphone. Uji coba meliputi respon layar yang dilapisi diamond glass terhadap sentuhan jari, serta, tingkat pantulan cahaya pada layar yang berlebihan justru akan menyilaukan mata dan membuat tampilan layar tak bisa terbaca dengan baik.

Adam juga mengungkapkan, rangkaian uji coba akan selesai pada tahun ini. Dan diharapkan, awal tahun depan Miraj Diamond Glass sudah siap diproduksi massal, dan diterapkan pada ponsel buatan mitra mereka. Pada tahap awal, kata Adam, ini pihaknya hanya akan bermitra dengan satu produsen ponsel saja.

Meskipun Adam mengatakan mereka siap memproduksi lapisan intan ini dalam jumlah hingga puluhan juta, tetapi bukan berarti Miraj Diamond Glass dapat menghiasi semua merek dan tipe ponsel. Ongkos produksi dan bahan baku yang lumayan mahal, dipastikan bakal membuat ongkos produksi smartphone yang dilengkapi lapisan intan ini juga akan mahal.(arenalte.com)